BANDARLAMPUNG - Gubernur
Lampung M. Ridho Ficardo memerintahkan seluruh Asisten Sekda Provinsi Lampung
untuk segera mengkoordinir seluruh Kepala SKPD agar membentuk Unit Pengumpul
Zakat. Langkah tersebut juga kiranya diikuti Perusahaan BUMD /perusahaan swasta
termasuk Perbankan.
Hal tersebut disampaikannya ketika membuka Sosialisasi Gerakan Sadar Zakat dan Sedekah Untuk Membantu Mengatasi Kemiskinan dan Kebodohan, Rabu (23/3) di Aula Islamic Center Rajabasa Bandarlampung.
"Melalui upaya tersebut pemerintah diharapkan mampu mengoptimalkan perannya dalam mengumpulkan zakat dan Sedekah. Sehingga membantu mengurangi beban saudara-saudara kita," ujar Gubernur.
Gubernur Lampung secara simbolis memberikan bantuan Beasiswa Rp. 1.000.000,- per bulan selama 6 bulan, Bantuan untuk guru honorer dan Siswa kurang mampu yang berprestasi.
Lebih lanjut Gubernur mengharapkan Baznas terus meningkatkan kinerja agar semakin gencar dalam mensosialisasikan, menghimpun dan menyalurkan Zakat secara efektif dan efisien.
Dikatakan Gubernur, Zakat adalah salah satu ajaran Islam yang amat penting. Dengan zakat maka wajah kemasyarakatan dari ajaran Islam menjadi nyata. Sedangkan tanpa zakat, agama Islam menjadi tidak sempurna. Zakat apabila dikelola secara baik dan optimal akan dapat dimanfaatkan untuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat. Umat Islam sebagai komunitas mayoritas di negeri ini sudah seharusnya berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan.
"Pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sangat sejalan dengan semangat ajaran Islam," ungkap Gubernur.
Disampaikan Gubernur, partisipasi umat tersebut dapat diwujudkan dengan pelaksanaan zakat yang merupakan kewajiban agama dan juga mempunyai fungsi sosial. "Melalui Sosialisasi Gerakan Sadar Zakat dan Sedekah ini kiranya dijadikan sebagai momentum untuk “membiasakan” membayar zakat. Karena dengan berzakat dan bersedekah, Insya Allah rezeki kita akan terus bertambah," tegasnya.
Sementara itu Mahfud Santoso Ketua BAZNAS dan Dewan Pendidikan Provinsi Lampung mengungkapkan, total yang sudah disalurkan oleh BAZNAS sampai saat ini adalah Rp.830.000.000,-. " Sisa saldo 400.000.000,- akan dibagikan Gubernur Lampung kepada Mahasiswa kurang mampu yang berprestasi, untuk digunakan sebagai biaya kuliah di Perguruan Tinggi," jelasnya. (RM)
Hal tersebut disampaikannya ketika membuka Sosialisasi Gerakan Sadar Zakat dan Sedekah Untuk Membantu Mengatasi Kemiskinan dan Kebodohan, Rabu (23/3) di Aula Islamic Center Rajabasa Bandarlampung.
"Melalui upaya tersebut pemerintah diharapkan mampu mengoptimalkan perannya dalam mengumpulkan zakat dan Sedekah. Sehingga membantu mengurangi beban saudara-saudara kita," ujar Gubernur.
Gubernur Lampung secara simbolis memberikan bantuan Beasiswa Rp. 1.000.000,- per bulan selama 6 bulan, Bantuan untuk guru honorer dan Siswa kurang mampu yang berprestasi.
Lebih lanjut Gubernur mengharapkan Baznas terus meningkatkan kinerja agar semakin gencar dalam mensosialisasikan, menghimpun dan menyalurkan Zakat secara efektif dan efisien.
Dikatakan Gubernur, Zakat adalah salah satu ajaran Islam yang amat penting. Dengan zakat maka wajah kemasyarakatan dari ajaran Islam menjadi nyata. Sedangkan tanpa zakat, agama Islam menjadi tidak sempurna. Zakat apabila dikelola secara baik dan optimal akan dapat dimanfaatkan untuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat. Umat Islam sebagai komunitas mayoritas di negeri ini sudah seharusnya berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan.
"Pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sangat sejalan dengan semangat ajaran Islam," ungkap Gubernur.
Disampaikan Gubernur, partisipasi umat tersebut dapat diwujudkan dengan pelaksanaan zakat yang merupakan kewajiban agama dan juga mempunyai fungsi sosial. "Melalui Sosialisasi Gerakan Sadar Zakat dan Sedekah ini kiranya dijadikan sebagai momentum untuk “membiasakan” membayar zakat. Karena dengan berzakat dan bersedekah, Insya Allah rezeki kita akan terus bertambah," tegasnya.
Sementara itu Mahfud Santoso Ketua BAZNAS dan Dewan Pendidikan Provinsi Lampung mengungkapkan, total yang sudah disalurkan oleh BAZNAS sampai saat ini adalah Rp.830.000.000,-. " Sisa saldo 400.000.000,- akan dibagikan Gubernur Lampung kepada Mahasiswa kurang mampu yang berprestasi, untuk digunakan sebagai biaya kuliah di Perguruan Tinggi," jelasnya. (RM)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar