Lampung Dalam Berita

Rabu, 23 Maret 2016

Lampung Masuk Nominasi APN



BANDARLAMPUNG - Pertama kalinya Provinsi Lampung masuk dalam Nominasi Anugrah Pangripta Nusantara (APN) tahap II tahun 2016.  Hal tersebut berdasarkan hasil penilayan tahap I RKPD provinsi tahun 2016.

Tujuan di selengarakannya apn yakni mendorong setiap provinsi untuk menyiapkan
Dokumen rencana pemvangunan daerah (RKPD) secara lebih baik, konsisten. Komperhensip, terukur dan dapat dilaksanakan.

Menciptakan insentif bagi pemerintah daerah untuk mewujudkan perencanaan pembangunan yang lebih baik dan bermutu.

Dikatakan Sekretaris Badan Perencanaan Penbangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Lampung Elvira mengatakan tahap II sebagai verivikasi proses perencanaan oleh tim penilai pusat melalui kunjungan ke provinsi yang masuk dalam nominasi.

"Ada 18 provinsi yang masuk dalam nominasi  salah satunya provinsi lampung, dan ini pertama kalinya lampung masuk nominasi," kata dia, di temui usai rapat persiapan.

Penilaian tersebut akan dilakukan pada tanggal 24 maret mendatang. Tim dari Bappenas akan hadir di Lampung.

Lanjutnya, masuknya kedalam nominasi, provinsi lampung dinilai pemerintah pusat berhasil dalam melakukan proses perencanaan.

"Mulai dari proses perencanaan dari bawah dari atas, perencanaan teknokratik, politik dan inovasi, mungkin selama ini banyak kegiatan yang tidak memperhatikan masukan dari masyarakat," jelas dia.

Dari 18 provinsi yang masuk katagori tahap dua, akan terpilih menjadi 9 provinsi yang masuk dalan tahap III. "Lampung mendapatkan penghargaan dari pusat yang melihat ada kemajuan dan lompatan dari tahun sebelumnya melalui sistem penganggaran dalam perencanaan," ujarnya.

18 provinsi yang masuk dalam nominasi APN yakni, Aceh, Bali, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Krpulauan Bangka Belitung, Lampung, Nusa Tenggara Barat, Riau, Sulawasi Tengah, Sulawasi Barat, Sulawasi Selatan dan Sulawasi Utara. (rikman)

Lampung Kembangkan Potensi Wisata



Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung terus melakukan pengembangan terhadap potensi pariwisata di Lampung untuk menunjang pembangunan dan pendapatan daerah. Program pengembangan tersebut meliputi Kawasan Wisata Maritim Teluk Lampung, Taman Hutan Rakyat Wan Abdul Rachman (TAHURA WAR), Teluk Kiluan sebagai Kawasan Wisata dengan Konsep Pemberdayaan Masyarakat dan Luxurious Resort Teluk Nipah.

Selain itu direncanakan pula Pengembangan kawasan TNWK “Lampung Safari Way Kambas Park and Conservation Center”, Wisata Pantai Barat Lampung, Pembangunan Sekolah Tinggi Pariwisata dan usulan Kawasan Ekonomi Khusus PariwisataPenyelenggaraan Sail Krakatau Tahun 2017.

Asisten Bidang Ekbang Adeham mengatakan pengembangan kepariwisataan tersebut diharapkan dapat menunjang pembangunan dan pendapatan daerah Provinsi Lampung. Untuk itu perlu disusun rencana pembangunan yang terarah, terpadu dan mampu menyerap aspirasi  semua pemangku kepentingan (stakeholder) pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang ada di Provinsi Lampung.
“Pembangunan Sektor Pariwisata dan Ekonomi  Kreatif Provinsi Lampung dapat terlaksana secara terarah, terpadu dan mampu memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan di Lampung, ” kata dia.  

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Lampung Choiria Pandarita paparannya menyampaikan, program pengembangan pemasaran pariwisata meliputi pengembangan Pasar Wisatawan, Peningkatan Citra Pariwisata, Pengembangan Kemitraan Pemasaran dan Pengembangan Promosi. Adapun program pengembangan ekonomi kreatif meliputi Pengembangan Ekonomi Kreatif Berbasis Seni dan Budaya, Ekonomi Kreatif Berbasis Media Desain dan Iptek dan Kreatifitas SDM.

Lebih lanjut dipaparkan, potensi ekonomi kreatif berbasis seni dan budaya Lampung meliputi tari Tradisional seperti Tari Cangget, Tari Melinting, Tari Bedana, Tari Batin, Siger Penguten dan Pencak Rakot. Untuk musik tradisional seperti Gamolan Pekhing, Gambus Lunik dan Gitar Klasik Lampung.

“Lampung juga memiliki potensi untuk  Sastra Tutur (lisan) seperti Pisaan, Bebaduy,Warahan, Ringget dan Hahiwang. Selain itu Sastra Tulis dan berbagai Upacara Adat,” ungkap Kadis. Ditambahkannya, di Lampung juga terdapat 93 lokasi komplek situs.  Diantaranya Taman Purbakala Pugung Raharjo di Lampung Timur, Situs Batu Bedil di Tanggamus, Situs Megalith Kebon Tebu di Lampung Barat, Situs Purbakala Zaman Islam Berupa Kuburan Kuno di Bantengsari Lampung Timur, Makam Islam di Wonosobo Tanggamus dan Situs Kesejarahan Makam Pahlawan Nasional Radin Inten II di Lampung Selatan. (rikman)

Lampung Tuan Rumah Perkemahan Pesisir


Kegiatan yang akan dilaksakan pada 27 sampai 30 Maret Mendatang, Lampung sebagai tuan rumah Perkemahan Pesisir, yang akan dilaksanakan di Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, kabupaten Lampung Selatan.

Selain Perkemahan Pesisir, saat ini tengah berlangsung kegiatan bedah desa pesisir yang dilaksanakan oleh Dinas Potensial Maritim TNI Angkatan Laut (AL). Kegiatan tersebut yakni Bedah Rumah pesisir, Perbaikan Mushola, jalan dan tempat belajar.

Selain memperbaiki infrastuktur pedasaan pesisir, kegiatan tersebut membantu masyarakat dengan melakukan kegiatan pengobatan yakni periksa gigi dan katarak.

Wakil ketua I Bidang Bina Muda Catur mengungkapkan SAKA Bahari dibawah naungan TNI AL bersama Kwarda Lampung bejerjasama dengan PT Pertamina (Persero), Sido Muncul, Ikatan Dokter Indonesia, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Bank Mandiri, Universitas Saburai, Direjen Kereta Api Kementerian Perhubungan.

"Kegiatan Bedah Desa Sudah Berlangsung, untuk perkemahan pesisir kita sudah melakukan rapat pemantapan, nanti yang akan mengikuti kegiatan perkemahan sebanyak 350 peserta," kata dia.
Peserta yang mengikuti berasal dari Pramuka SAKA Bahari Provinsi Bangka Belitung, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta, Lampung sebagai tuan rumah.

"Nanti ada kegiatan Penanaman Pohon dan bersih-bersih pesisir, selain pramuka kegiatan tersebut nanti akan melibatkan instansi pemerintah Kabupaten Lampung Selatan dan Pemerintah Provinsi Lampung," ujarnya.
Kegiatan-kegiatan yang akan dilaksakan yakni 27 Maret peserta sampai dilokasi, 28 Maret pembukaan yang dilakukan Kamabida Lampung yang dicadangkan Kapinsaka Bahari Nasional. Kegiatan yang akan dilakukan pengenalan olahraga air, Kesaka Baharian, Pembekalan Peluit serang, Penyuluhan peran tugas TNI Al, Penyuluhan Bahaya Norkoba dari BNN, Penyuluhan kewira usahaan, Penyuluhan Bela Negara, Survevel Laut dan Praktek.

Kegiatan yang akan dilombakan Tari kreasi Semapur, Lomba tenda terapung, pentas seni. Pada malam harinya akan dilakukan temu tokoh, Kamabida, Kapinsaka dan Kwarda, pada 29 malam kegiatan perkemahan pesisir di tutup, 30 Maret seluruh peserta perkemahan mengikuti acara bedah desa pesisir, sekaligus penyerahan aset dari TNI AL kepada Pemerintah Provinsi Lampung.
Kegiatan tersebut sekaligus menuju Perantara Sail  Krakatau 2017.

Lampung Buka Peluang Investor Asing



BANDARLAMPUNG, FS - Provinsi Lampung membuka peluang bagi investor asing yang ingin membuka usaha di bidang energi dan pelabuhan di Provinsi Lampung. Hal tersebut disampaikan ketika melakukan audiensi dengan Konsulat Jenderal Negara China di Ruang Kerja Wagub, Senin (21/03).

Wakil Gubernur Lampung Bachtiar Basri menjelaskan bahwa pihaknya beserta jajaran Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya dalam menyelesaikan permasalahan energi listrik di Provinsi Lampung. Salah satunya dengan membuka peluang invetasi di bidang energi dengan pihak investor, baik dari dalam maupun luar negeri.

"Permasalahan energi di Provinsi Lampung tidak hanya sebatas ketersediaan lahan ataupun pembangkit listrik, tapi masalah utamanya adalah ketersediaan energi itu sendiri. Sehingga kami sangat membuka peluang bagi para investor yang ingin berinvestasi di bidang energi terutama energi batubara", jelasnya.

Terkait permasalahan pelabuhan, Wakil Gubernur Bachtiar Basri mengatakan bahwa Provinsi Lampung memiliki potensi yang sangat besar dibidang tersebut. Di Tahun ini saja, Pemerintah Provinsi Lampung berencana membangun 5 dermaga diantaranya Pembangunan Pelabuhan Laut di Batu Balai Tanggamus, Pelabuhan Laut di Pulau Tabuan, Pulau Sebesi, Sebalang di Lampung Selatan Lampung Selatan dan Stabas  Krui Kabupaten Pesisir Barat.

"Selain itu potensi lain juga dimiliki oleh Way Seputih yang terus diupayakan menjadi Tol Laut karena memiliki potensi untuk menerima kapal-kapal bermuatan besar dari pulau Kalimantan dan Pulau Jawa dengan jarak tempuh yang lebih singkat", jelasnya.

Lebih lanjut Wakil Gubernur menjelaskan bahwa pihaknya berharap bahwa perusahan yang ingin masuk ke Provinsi Lampung adalah benar-benar perusahan yang berkompeten dan serius untuk berkerjasama dalam membangun Provinsi Lampung. Sehingga dapat menjadi bagian menuju terwujudnya Lampung yang Maju dan Sejahtera.

Dalam kesempatan yang sama Konsul Jenderal Negara Cina Mr. Zhu Honghai menjelaskan bahwa Provinsi Lampung memiliki sumber daya alam dan potensi yang melimpah sehingga banyak perusahaan dari negaranya yang ingin berivestasi di Provinsi Lampung.

Terkait hal tersebut, Mr. Zhu Honghai akan merekomendasikan perusahan-perusahan terbaik untuk bisa berinvestasi di Provinsi Lampung khususnya di bidang energi dan pelabuhan. Sehingga kerjasama ini akan menguntungkan kedua belah pihak.

"Kantor kami juga sudah ada di Medan dan sudah merekomendasikan perusahaan di bidang energi disana yang merupakan salah satu perusahaan terbaik di dunia, Kedepan akan kami rekomendasikan perusahaan-perusahaan terbaik untuk berinvestasi dibidang energi dan pelabuhan di Provinsi Lampung", jelasnya dengan dibantu oleh penerjemah. (Rikman)

Lampung Bersih Dari Sampah

BANDARLAMPUNG – Badan  Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) Provinsi Lampung mendeklarasikan 2020 Lampung bebas sampah. Diawali dengan kegiatan bersih pantai secara serentak di tiga kabupaten kota beberapa waktu lalu.
 
Tiga kabupaten/kota yang mealkukan kegiatan tersebut yakni Kabupaten Lampung Selatan, Kabupaten Pesawaran dan Kota Bandarlampung.

Kepala BLHD Fitter Syahbudin mengatakan berdasarkan data kependudukan diperkirakan pada tahun 2020 volume sampah akan meningkat. 

"Tujuan dari pencanangan gerakan  adalah untuk mendorong semua elemen pemerintah dan masyarakat untuk lebih peduli terhadap sampah melalui pengembangan kegiatan 3R. Dengan gerakan ini, diharapkan tidak hanya mengurangi sampah yang dihasilkan, juga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata dia. 

Dalam peningkatan volume sampah akan terjadi kerugian di beberapa sektor. "Terjadi pencemaran Laut, Berkurangnya tangkapan Nelayan, Timbulnya berbagai jenis penyakit, Turunnya kunjungan wisata dan Berkurangnya penghasilan masyarakat," jelas dia.

 Staf ahli Gubernur Bidang Pembangunan Fahrizal Darminto, menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan bersih bersih Pantai  Teluk Lampung. "Diharapkan pengelolaan sampah mulai dilakukan penanganan secara serius, tidak hanya pada bagian hilir tapi justru dari hulunya dimulai hari ini," ujarnya. 

Selanjutnya Gubernur juga berpesan kepada Bupati/Walikota se Provinsi Lampung agar setelah acara ini segera membuat roadmap pengelolaan sampah, termasuk pengelolaan sampah regional. Hal tersebut sebagaimana amanat Undang-Undang  No. 81 tahun 2012.  Sehingga target Provinsi Lampung Bebas Sampah pada tahun 2020 dapat tercapai. 

Acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua Umum TP PKK Provinsi Lampung Ibu Hasiah Bachtiar Basri, para pejabat Kota Bandarlampung, Forkompimda Provinsi Lampung, Bupati Pesawaran beserta Angggota Forkopimda masing masing, Para Kepala SKPD terkait, Instansi Vertikal, BUMN, dan BUMD, di lingkungan Provinsi Lampung serta Camat dan Uspika Teluk Betung Selatan beserta Lurah Pesawahan dan jajarannya.

Aksi bersih-bersih pantai Teluk Lampung dapat terselenggara atas dukungan dan partisipasi beberapa pelaku usaha melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR), dukungan dari beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat, Sekolah Alam Lampung, Pramuka SAKAKAPATARU, Tim Penggerak PKK dan satker terkait. 

Hasiah Bachtiar Basri secara simbolis menyerahkan satu unit gerobak sampah kepada perwakilan Kelurahan Waydadi Kecamatan Sukarame Bandarlampung. Adapun Aksi bersih bersih pantai yang dilakukan di tiga Kabupaten/Kota dilaksanakan di Wilayah masing-masing. Kota Bandar Lampung dipusatkan di Kampung Gudang Agen Kecamatan Teluk Betung Selatan. 

Untuk Kabupaten Pesawaran dan Lampung Selatan masing masing dilaksanakan di Pesisir Pantai sepanjang Wilayah Kabupaten Lampung selatan dan dipusatkan di Desa Rangai Kecamatan Katibung, sementara Pesawaran membersihkan Pesisir Pantai sepanjang Wilayah Kabupaten Pesawaran dengan Pusat Kegiatan Desa Ketapang Kecamatan Padang Cermin
.
Aksi ini melibatkan +_ 400 personil yang terdiri dari beberapa elemen dan LSM serta dukungan setidaknya 2 unit Truck Sampah dan 4 unit motor sampah.

Sekedah Untuk Masyarakat Miskin

BANDARLAMPUNG - Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo memerintahkan seluruh Asisten Sekda Provinsi Lampung untuk segera mengkoordinir seluruh Kepala SKPD agar membentuk Unit Pengumpul Zakat. Langkah tersebut juga kiranya diikuti Perusahaan BUMD /perusahaan swasta termasuk Perbankan.

Hal tersebut disampaikannya ketika membuka Sosialisasi Gerakan Sadar Zakat dan Sedekah Untuk Membantu Mengatasi Kemiskinan dan Kebodohan, Rabu (23/3) di Aula Islamic Center Rajabasa Bandarlampung.

"Melalui upaya tersebut pemerintah diharapkan mampu mengoptimalkan perannya dalam mengumpulkan zakat dan Sedekah. Sehingga membantu mengurangi beban saudara-saudara kita," ujar Gubernur.

Gubernur Lampung secara simbolis memberikan bantuan Beasiswa Rp. 1.000.000,- per bulan selama 6 bulan, Bantuan untuk guru honorer dan Siswa kurang mampu yang berprestasi.

Lebih lanjut Gubernur mengharapkan Baznas terus meningkatkan kinerja agar semakin gencar dalam mensosialisasikan, menghimpun dan menyalurkan Zakat secara efektif dan efisien.

Dikatakan Gubernur, Zakat adalah salah satu ajaran Islam yang amat penting. Dengan zakat maka wajah kemasyarakatan dari ajaran Islam menjadi nyata. Sedangkan tanpa zakat, agama Islam menjadi tidak sempurna. Zakat apabila dikelola secara baik dan optimal akan dapat dimanfaatkan untuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat. Umat Islam sebagai komunitas mayoritas di  negeri  ini sudah  seharusnya berpartisipasi aktif dalam pelaksanaan pembangunan.

"Pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sangat sejalan dengan semangat ajaran Islam," ungkap Gubernur.
Disampaikan Gubernur, partisipasi umat tersebut dapat diwujudkan dengan pelaksanaan zakat yang merupakan kewajiban agama dan juga mempunyai fungsi sosial. "Melalui Sosialisasi Gerakan Sadar Zakat dan Sedekah ini kiranya dijadikan sebagai momentum untuk “membiasakan” membayar zakat. Karena dengan berzakat dan bersedekah, Insya Allah rezeki kita akan terus bertambah," tegasnya.
Sementara itu Mahfud Santoso Ketua BAZNAS dan Dewan Pendidikan Provinsi Lampung mengungkapkan, total yang sudah disalurkan oleh BAZNAS sampai saat ini adalah Rp.830.000.000,-. " Sisa saldo  400.000.000,- akan dibagikan  Gubernur Lampung kepada Mahasiswa kurang mampu yang berprestasi, untuk digunakan sebagai biaya kuliah di Perguruan Tinggi," jelasnya. (RM)

Kamis, 17 Maret 2016

Aksi 1000 Lilin



BANDARLAMPUNG - Meluapkan kekesalah terhadap PT PLN (Persero) Warga Bandarlampung menggelar aksi 1000 lilin di tugu adipura, bandarlampung, Kamis malam (17/3).

Ketua YLKI Lampung Subadra Yani mengatakan Pelayanan PLN di Lampung sudah bertahun-tahun belum ada perubahan.

"Ini untuk memberikan perhatian kepada PLN untuk segera memperbaiki kekurangan dri segi pembangkit, transmisi dan distribusinya," kata dia di depan peserta 1000 lilin yang hadir.

Direktur Lembaga Bantuan hukum (LBH) Bandarlampung Alian setiadi mengajak peserta menyanyikan lagu indonesia raya.

"Ini momentum kegelisahan di kota bandarlampung, listrik mati membuat tidak bisa beraktifitas, dan ini bentuk solidaritas," kata dia.

1000 lilin menurutnya, murni kepentingan rakyat lampung. Sebelumnya LBH bandarlampung telah maelakukan gugatan terhadap PLN namun di tolak. "2015 lalu di gugat PLN tapi di tolak hakim, kita bersama ylki akan kembali," tegas dia.

Ditempat yang sama, Wakil Ketua umum Kamar dagang indonesia (Kadin) lampung Heri Dian mengatakan  ini wujud peluapan masyarakat.

"Pemprov Lampung harus duduk bersama untuk memecahkan masalah kerugian yang besar bagi pihak indutri yang tergantung pada listrik," ujarnya.

Dia menambahkan pemprov bersama- sama mencari investor PLTU dan teknologi lain yang bisa mempercepat menyelesaikan masalah listrik.

"Apalagi akan ada jalan tol, lampung akan menjadi puasat investasi, sehingga investasi yang masuk akan melihat kelistrikannya juga, di kota aja kayak gini apa lagi di kabupaten," terangnya.

Lebih lanjut, untuk realisasi  pltu harus cepatdi selesaikan, pemerintah bisa kerja sama dengan badan usaha swasta.

"Saat ini sudah terjadi devisit, sedangkan pertumbuhan listrik semakin meningkat Jangan sampai rakyak dirugikan atas ketidak siapan pemda, dan secepatnya melakukan audit pln," ucapnya. (rikman)